Kumpulan Tips & Share by Blogger Ime

 ~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~
 Kumpulan Tips
~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~

Tips #1: biasakan sadar.

Tentu semua berawal dari kesadaran, jika kita ingin bermain dialam bawah sadar. awalnya saya gak paham, gak ngerti, do not understand, too skeptic to believe bahwa kesadaran bisa memberikan banyak hal.

awalnya saya tidak percaya bahwa tips #1 ini akan berhasil jika dipraktikan. eitttsss...stop, anda jangan langsung berkaca - kaca dulu dan mengeluarkan air mata, bahwa tips #1 ini akan berhasil buat anda, belum tentu, dan bisa saja malah gak pernah berhasil tapi setidaknya Tips #1 ini pernah berhasil dimanfaatkan sebagai tips jitu. Jadi ceritanya ketika seorang Juliet bertanya pada Romeo dengan menanyakan bagaimana cara AP tanpa tirakat yang aneh.

sang Romeo kadang bosan mendapatkan jawaban terlalu "frontal" seperti ini tapi apa daya inilah kenyataan semua ingin serba instan.

akhirnya sang Romeo memberikan celetukan aneh bin ajaib yang notabene Romeo sendiri belum paham apa maksud Tips #1 ini jika diterpakan.

Tips #1 ini adalah:

- "Coba kalo elo mau tidur, sadar apakah ini mimpi, jika bukan sadari dan perhatikan semua barang, prabotan disekitar anda, baju yang anda pakai, tembok, jam, dll, lalu sadari lagi, ini bukan mimpi, lalu lanjutkan tidur"

- "coba kalo bangun tidur, sadari lagi kalo ini mimpi apa bukan?, jika bukan sadari lagi dan perhatikan keadaan sekitar. lalu coba inget2 ente tadi mimpi nggak?"

- lakukan hal penyadaran di alam nyata bahwa anda sedang tidak bermimpi dan perhatikan sejenak semua keadaan.

lakukan hal ini secara konsisten setiap hari setidaknya anda akan sadar nanti dalam mimpi......dan ini awal yang bagus buat AP
---



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~



Tips #2 Jaga Kesadaran

Entah ini tips yang berguna atau tidak karena saya sendiri menyimpulkan tips #2 ini berguna setelah mendengar cerita beberapa rekan - rekan yang berhasil merasakan sensasi jatuh kejurang ketika berhasil menjaga kesadaran mereka ketika bermeditasi atau mendengarkan khotbah Jumat.

Selain cerita rekan - rekan saya, ada cerita yang menarik dari cerita istri saya. Ternyata istri saya pernah 1 x melihat pocong dan 1 x astral dan semuanya terjadi ketika istri saya sedang menjaga kesadaran dibumi perkemahan cibubur.

kejadian pertama Masa - masa SMU,

Istri saya dalam keadaan lelah kemudian dibangunkan oleh sang senior untuk melakukan "JERIT MALAM" yang dimulai pada pukul 11:00. Dalam keadaan ngantuk dan lelah serta menjaga kesadaran antara tidur dan tidak tidur. Istri saya lalu "Melongok keatas" disekitar pohon tinggi, besar dengan daunnya yang rimbun melihat sesosok putih tinggi seperti Pocong. awalnya istri saya nyeletuk dalam hati "loch ini koq kakak senior iseng banget, diatas pohon pake sejadah putih, pengen nakut2in kali ya?".

Istri saya terus memperhatikan dan munculah keanehan. pocong itu lalu berputar mengelilingi pohon dengan sangat cepat. "Loch, mana mungkin pohon sebesar itu bisa dikitari dengan sangat cepat, waduh....ini mah pocong beneran.

Kejadian Kedua (Astral) Masa - Masa Kuliah.

Dalam keadaam lelah, kurang tidur, bau, dingin dalam acara pembagian jaket yang akan berakhir pada sore ini dikumpulkan oleh kakak2 senior (salah satu kakak seniornya adalah ane). "Ayo semua Nunduk" bentak senior di pendopo. Semua nunduk termasuk istri saya. Dalam keadaan nunduk dan lelah serta ngantuk, istri saya sempat tertidur ayam lalu bangun kembali karena memang disuruh menunduk lama. tanpa disadari.....entah bagaimana dalam keadaan terus menjaga kesadaran disaat fisik lelah...istri saya melihat tubuhnya sendiri sedang menunduk...."loch, koq itu gw liat tubuh gw sendiri" lalu istri saya teriak "Tolong2" suara seperti bergema dan jauh....

Semoga bermanfaat.
---



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~



Tips #3 bersahabat dengan Sepertiga Malam

apa yang spesial dari sepertiga malam? apa itu sepertiga malam?. Well, anyway, sepertiga malam adalah waktu setelah tengah malam hingga sebelum adzan subuh berkumandang....

antara jam 01:00 - 04:00 inilah waktu sakral dimata saya. eits, saya nggak memaksa ente untuk percaya dengan mitos ini toch kesakralannya memang sulit dibuktikan secara "empiris" karena ini hubungannya dengan gaib jadi "everybody have their own point of view".

Disini saya bukan hendak berdebat tapi hanya ingin mencoba men"share" sedikit pengetahuan saya soal sepertiga malam. Ketika jam menunjukan angka - angka yang menandakan sudah masuknya waktu sepertiga malam disaat inilah banyak hal gaib "berseleweran" kesana - kemari.

jika mata batin anda sudah terbuka maka anda bisa melihat betapa sejuknya energy disaat itu. tidak ada energy - energy negatif manusia, karena hampir semua manusia disekitar anda tidur pulas dan memang dijam - jam sepertiga malam inilah para manusia sudah sampai pada taraf dimana tingkat relaksasi dan gelombang otak semakin ringan dan tenang.....

kendaraan dijalan semakin sedikit, populasi juga semakin sedikit, pikiran jahat manusia juga hampir tidak ada (Kecuali maling, he3)....

istilah sinyal handphone GSM pada jam segini tuch jalur - jalurnya bersih, jadi proses komunikasi dan tingkat menyadari energy lain (gaib) akan semakin terasa dan sangat mudah dikomunikasikan...

fakta lain yang mengejutkan saya adalah ketika anda mencoba bangun pada waktu ini untuk menunaikan sholat sunnah tahajud atau hajad atau bisa juga sekedar untuk meditasi lalu anda kembali tidur atau meneruskan latihan astral maka anda akan END UP "Dreaming", ya anda akan hampir 99% akan mengingat mimpi anda....

Fakta yang lebih menycengangkan adalah banyak manusia yang tidak sadar bahwa ketika diri anda bersahabat dengan sepertiga malam, melakukan aktifitas diwaktu ini maka anda juga beraktifitas dengan entitas gaib lainnya....

anda tahu kenapa justru jin suka nongol dimalam hari? padahal siang hari mereka juga anda? karena energy dimalam hari lebih bersih dan memudahkan diri mereka untuk menampakan diri dibandingkan siang hari yang energynya sudah kotor.....

jadi ada bagusnya, alangkah baiknya apabila rekan - rekan bersahabat dengan sepertiga malam sehingga tujuan rekan - rekan untuk membersihkan diri dan mencapai AP akan lebih mudah.....karena disaat sepertiga malam inilah justru banyak fenomena luar biasa yang bisa membuat jiwa anda ingin melepas diri dari raganya....

allahuallam

semoga bermanfaat
---



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~




Tips #4 :Laku Prihatin

Agak kontroversial judulnya, well anyway it doesn't matter, toch ini cuma tips yang kadar keberhasilannya "only GoD" yang tau. Awalnya ane juga gak ngerti apa itu laku prihatin? whats the point of doing such kind of stupid things?

Ya itulah ane jaman dulu, yang masih ijo sama hal - hal yang berbau spiritual dan supranatural. Well btw, Jangan salah kaprah dalam memaknai laku prihatin dan jangan salan menafsirkan bahwa laku prihatin adalah perilaku yang diharamkan agama...I don't have to comment such kind of things...

- Belajar dari laku prihatinnya Son Go Ku dan Bezita di Pelem Dragon Ball

Ane pernah cerita sama om Christian Alexander soal laku prihatin dan salah satu contoh yang pernah ane diskusikan dengan sahabat alex adalah laku prihatinnya Son Go Ku dan Bezita dalam pelem apik anime Dragon Ball...

Son Go Ku tiba - tiba jadi mahluk mitos bangsa SAIYA yaitu SUPER SAIYA yang ditakuti oleh FREZA (Mahluk Kadal) yang kerjaannya ngancurin dimensi......

lalu apa maknanya?

bagi pecinta Dragon Ball pasti sudah tahu kalo Son Go Ku itu sering beberapa kali sekarat dan hampir mati dalam setiap pertempurannya. Bahkan Son Go Ku sering menyiksa tubuhnya dalam latihan demi meningkatkan kemampuan bertarungnya.

Kalo anda melihat pribadi Go ku maka anda bisa melihat bahwa Go Ku itu tidak pernah berprasagka Buruk sama orang lain bahkan Mantan Musuh besarnya PIKOLO sekarang menjadi sahabat Baik Go Ku...Go Ku juga orangnya IKhlas dan sangat peduli dengan keadaan Keluarga dan teman - temannya....

Go ku juga bukan tipikal orang sombong dan gampang "ngamuk" kalo dicolek sama orang....percuma kita membicarakan diri sejati dalam forum ini tetapi gampang emosi, dendam dan memiliki prasangka buruk terhadap orang lain.

Dari sekian kali dia bertarung dan "End Up Dying (Sekarat)" inilah justru Son Go Ku berhasil mengeluarkan potensi diri yang tersembunyi dalam dirinya...ya itu namanya "SUPER SAIYA".....setelah babak belur dihantem sama FREEZA.....

Bagaimana dengan BEZITA? ya BEZITA itu kayak kita, mencari tahu gimana caranya jadi "SUPER SAIYA" kayak Goku, dia tidak pernah berhasil mendapatkan rahasia ini sampai suatu saat dia berhasil mengetahui caranya yaitu dengan membuat dirinya SEKARAT....

BEZITA lalu meminta GO HAN (Anak Goku) untuk menembak dirinya agar sekarat lalu meminta bangsa NAMEK yang ahli healing untuk menyembuhkan dirinya.

Disaat BEZITA sekarat dan semua rencana BEZITA untuk mensekaratkan dirinya berhasil lalu menyembuhkan luka parahnya akibat tembakan sinar GO HAN. ternyata memang BEZITA bangkit dengan POWER yang lumayan GEDE tapi tetap aja Itu bukan "SUPER SAIYA"...diapun frustasi...

MORAL dari KISAH INI:

" Go ku sudah ratusan kali berlatih dengan konsisten dan ratusan kali sekarat sedangkan Bezita baru kali ini (melawan Freeza) dia sekarat dan babak belur tentu tingkat tabungan Energy Goku dengan Bezita Jauh Beda Bukan?"

"Moral lainnya adalah Go ku berlatih dengan konsisten dan babak belur juga dengan konsisten, hampir disetiap lawan tarungnya dia babak belur dan sekarat sedangkan Bezita....baru kali ini dia babak belur dan baru kali ini dia sekarat"

"Go ku tipikal orang yang baik, tidak pernah buruk sangka bahkan sangat peduli dan sering membantu teman - temannya".

- Memaknai Sekarat itu sendiri.

Pernah denger cerita orang koma? atau tidak sadarkan diri ketika kecelakaan terjadi? ya salah satu cerita rekan ane membuat ane menarik kesimpulan bahwa dalam keadaan "near death" justru ada potensi lain dalam diri manusia yang sangat luar biasa....

skip, skip, skip....jadi ceritanya kakak temen ane mengalami kecelakaan motor, dia sempat nggak sadarkan diri ketika kecelakaan terjadi karena motornya berbenturan keras dengan mobil dan dia terpental cukup jauh dari motornya lalu tidak sadar...kakak temen ane itu sempat koma 1 minggu dan dirawat dirumah sakit...ketika bangun sang kakak tadi langsung disambut tangis oleh keluarganya.....

lalu sang kakak cerita bahwa ketika tubuh sang kakak terpental dan akhirnya jatuh lalu tak sadarkan diri......dia melihat tubuhnya sendiri tergeletak dipinggir jalan dengan kepala berlumuran darah....lalu dia berusaha kembali tapi tidak bisa, alangkah kagetnya dia pada saat itu dan berkata dalam dirinya...apakah aku sudah mati....

Semoga Bermanfaat
---



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~



Tips #5 : Olah Raga, Olah Jiwa, Olah Rasa

Agak aneh judulnya, olah rasa, olah jiwa, olah raga, aneh – aneh aja, ndak pa2 toch memang maksud ane kasih judul itu karena ternyata jasad inipun harus disadari keberadaannya sehingga bagi mereka yang mendalami ilmu kebatinan tidak terkotak – kotak dengan ideology “nyeleneh” dan membingungkan karena bagaimanapun juga siapa yang mengenal Dirinya maka akan mengenal Tuhannya. Kesadaran Raga adalah tingkatan kesadaran paling rendah, titik awal untuk memahami tingkatan – tingkatan kesadaran selanjutnya seperti kesadaran akal budi, kesadaran jiwa dan kesadaran rasa (Batin).

Jika anda pecinta Film Anime “Naruto” sudah pasti anda mengenal yang namanya “Uchiha Itachi” yang kerjaannya memainkan ilusi dalam diri lawannya. Hanya dengan menatap sang lawan dengan sangat cepat lawan tidak bisa bergerak dan terjebak dalam dunia ilusi ciptaan “Uchiha”.

Ane menganggap ilusi buatan “Uchiha” sama halnya dengan perbuatan mahluk gaib atau nafsu dalam diri manusia didunia yang kerjaannya menciptakan ilusi. Senjata mereka para jin, nafsu atau entitas lainnya adalah memainkan, pokoknya doyan banget mempermainkan kesadaran anda!!!!.

Oleh sebab itu untuk tidak terjebak didunia ilusi atau kesadaran yang salah kaprah maka ada bagusnya kita mulai mengenal tahapan kesadaran dan salah satunya adalah kesadaran Raga dimana kesadaran ini merupakan kesadaran tingkat dasar, fondasi dari semua kesadaran selanjutnya.

Sama halnya seperti bayi yang baru saja dilahirkan kedunia dimana kesadaran akal budi (yang biasanya sudah dimiliki ketika manusia sudah beranjak dewasa)masih belum ada, belum mengerti artinya salah atau benar. Bayi hanya bergerak sesuai dengan naluri. Naluri alamiah yang mengikuti aturan alam dimana disitu hanya ada respons dari kulit – kulitnya, seperti jika seorang bayi jatuh maka dia langsung nangis, atau ketika seorang bayi buang air maka bayi itupun akan nangis. Inilah naluri alamiah yang dibawa manusia ketika lahir kedunia.

Bayi masih belum mengerti manfaat panca indra atau apa kegunaannya? Apa fungsi telinga, apa fungsi kaki dan apa fungsi tangan? Mereka belum tau semua itu. Bayi hanya mengikuti naluri yang melekat bersamaan pada saat dilahirkan. Tentu naluri ini akan berubah seiring dengan didikan keluarga dan lingkungan yang sampai pada akhirnya manusia memiliki kesadaran akal budi.

Kesadaran Ragawi adalah kesadaran manusia atas fungsi – fungsi panca indra dan bagaiman panca indra ini digunakan untuk melakukan hal baik bukan justru melakukan hal yang buruk dan bertentangan dengan Batin kita. Justru semakin dewasa seseorang maka mereka akan semakin paham dan sadar bagaimana mereka menggunakan fungsi – fungsi panca indra mereka.

Raga merupakan media atau alat “Tools” bagi mereka para jiwa yang melekat didalam badan manusia. Ketika Manusia kelaparan maka manusia akan menggunakan akal untuk memerintahkan anggota badan untuk bergerak dan mencari makanan.

Manusia dalam tahap kelaparan maka jiwa yang bernama nafsu akan memerintakan badan untuk bergerak, memerintahkan tangan (INDRA PERABA), mengambil piring dan sendok, lalu mengisi nasi serta memakannya menggunakan lidah (INDRA PENGECAP) ketika makanan masuk kedalam tenggorkan dan perut disitulah nafsu merasa senang dan kenyang.

Apa maksudnya?

Coba kita ambil contoh lain ketika anda kelaparan tapi anda tidak bisa mendapatkan makanan yang anda inginkan, anda tidak punya uang, dan anda sudah berhari – hari tidak makan dijalan. Tentu Nafsu akan menjerumuskan anda untuk mencuri, merampok, membunuh demi mengisi kemauan nafsu lapar bukan?
Dari proses diatas maka dapat disimpulkan bahwa raga hanyalah medianya nafsu.

Nafsu selalu ada didalam tubuh manusia dan sifatnya kekal selama sang raga masih ada. Nafsu akan muncul lagi dan lagi. Jika seandainya bisa dijinakan juga pasti hanya sementara, nafsu itu akan muncul lagi dan melakukan tindakan yang sama yaitu menggunakan raga sebagai alat untuk memuaskan nafsu.

Mari ane ajak ente untuk konsisten bangun setiap sepertiga malam, apakah ente akan mengalami kesulitan bangun? Mata teller? Kulit bersandar dikasur empuk ditemani dengan udara AC disekitar ruangan membuat tidur semakin nyaman. Lalu nafsu – nafsu lainnya mulai mengkontaminasi pikiran ente dengan wacana, nyentuh air dingin, malam yang gelap, besok harus kerja, mesti bangun pagi karena besok macet jadi harus tidur malam ini yang nyenyak.

Contoh masalah bangun sepertiga malam itu merupakan salah bentuk penjajahan nafsu terhadap Roh kita yang suci. Mereka menggunakan Raga yang serba terbatas untuk menuruti perintah sang nafsu.

Inilah ilusi – ilusi dahsyat yang harus kita perangi. Bagaimana anda bisa astral kedimensi yang lebih tinggi dan suci jika anda sendiri masih ternoda dengan bercak – bercak kotoran yang menyatu dan melekat pada raga anda. Jiwa anda yang bersih tertutup, terpenjara oleh nafsu bejat dalam diri.

Bagaimana anda bisa astral jika anda sendiri sering membohongi diri anda sendiri dengan berlaku tidak konsisten? Menggunakan berbagai macam alasan keterbatasan raga anda. Ini harus dipaksa jangan dibiarkan begitu saja. Ayo kita kembali kemasa – masa kita bayi dimana tidak ada rasa takut tidak ada rasa benci, semua mengalir sesuai naluri alamiah kita, fungsi – fungsi panca indra dimatikan (Olah Raga), kendalikan nafsu (Olah Jiwa) dan tidak menilai (Olah Rasa).

Semoga Bermanfaat
-----



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~



Tips # 6 : Tidak perlu mengumbar hawa nafsu

Nafsu lagi nafsu lagi. Kadang saya juga bosan membahas masalah ini. Perasaan dari kemarin pembahasannya ini terus?.

Tunggu dulu, saya pernah mengatakan kepada anda sekalian bahwa sikap konsisten itu penting dalam upaya meraih kesadaran yang lebih tinggi.

Tulisan saya juga berupaya untuk menunjukan bahwa saya juga akan berusaha konsisten untuk mengingatkan panjenengan bahwa yang namanya kesadaran diri harus terus diingatkan karena manusia itu identik dengan sifat kufur, lupa diri dan memang harus terus diingatkan.

Nafsu – nafsu ini yang sebenarnya menutup potensi diri manusia yang sebenarnya. Ketika kita terus mengumbar hawa nafsu maka pada saat itu dan seterusnya anda akan terus terdegradasi dengan penurunan moral dan kejiwaan.

Perilaku menuruti segala kemauan dan keinginan panca indra tanpa mempertimbangkan hak dan kewajiban dari diri pribadi, orang lain, alam, tuhan atau entitas lainnya yang ada didalam lingkaran sang diri inilah yang disebut “mengumbar hawa nafsu” or in Javanese “rahsaning Karep” (Mengikuti Nafsu) bukan “Kareping Rahsa” (Mengikuti Rasa Sejati).

Saya pernah utarakan jangan mensalah artikan “Laku Prihatin”, nafsu itu tidak perlu dimatikan, nafsu itu hanya butuh pengendalian diri, nafsu itu perlu dikekang dan dipenjara supaya dia “KapoK” dan akhirnya menyerah. Ketika nafsu – nafsu ini menyerah maka disaat itulah jiwa akan bebas dan melayang.

Saya yakin upaya pengekangan hawa nafsu ini akan menimbulkan rasa tidak nikmat dan aneh. Anda tidak perlu khawatir bahwa rasa tidak nikmat ini justru identik dengan bereaksinya kesadaran jiwa anda yang lebih tinggi dalam upaya membendung kesadaran jiwa anda yang lebih rendah.

Istilah yang mudah dipahami adalah ketika anda sakit maka anda juga akan merasa lelah, lesu, tidak enak badan dan demam. Justru rasa demam ini adalah rasa yang timbul ketika “ANTIBODY” dalam diri anda sedang berusaha melawan “SANG PENYAKIT”. Jadi saya rasa wajar ketika kodrat nafsu dikekang dan dipenjara maka efek dalam diri adalah rasa tidak nikmat yang sama atau identik dengan rasa yang kita alami ketika kita sakit.

Yang perlu anda lakukan ketika anda merasakan rasa tidak enak ini ketika anda berusah mengekang hawa nafsu adalah dengan cara terus melawannya dan menjaga kekonsistenan hukumannya (dengan terus mengekang bahkan jika perlu tambahkan porsi kekangan).

Efek tidak enak ini sebenarnya alamiah dan tidak perlu dikhawatirkan hanya saja banyak yang menjalankan ilmu kebatinan justru berakhir dengan “KEGILAAN”. Kegilaan ini sebagai suatu akibat pertarungan hawa nafsu dan inilah akibat dari upaya anda menyiksa sang nafsu dengan tidak dibekali dengan kesiapan dan niat yang kuat maka hawa nafsu ini yang akan berbalik menyerang dan memakan anda.

Nafsu tak perlu dimatikan, hanya butuh pengendalian diri atau sikap mengekang hawa nafsu. Jika belum terbiasa konsekuensinya akan menimbulkan efek perasaan yang tidak nikmat karena pupusnya kesenangan ragawi yang selalu didambakan jasad.

Hal inilah yang membuat kekecewaan dan akhirnya menimbulkan efek “kepedihan atau kepahitan” yang dirasakannya. Sebaliknya, mengumbar hawa nafsu, akan mendapatkan kesenangan dan kenikmatan (bersifat semu) yang tiada taranya. Namun kesenangan itu hanya sebatas “kulit” atau kesenangan imitasi yang tak ada limitnya.

Seperti yang pernah saya utarakan sebelumnya dalam Tips #5 bahwasanya manusia itu sejak lahir sudah dilengkapi dengan panca indra dimana panca indra ini nantinya merupakan alat atau media sang nafsu untuk melampiaskan kemauannya. Indra itu bisa kita ibaratkan seperti Pedang tergantung dari diri sang manusia mau digunakan apa pedang itu, apakah mau digunakan untuk membunuh atau bisa juga digunakan untuk hal – hal yang lebih berguna seperti memotong bumbu masakan.

Bagi mereka yang punya kemampuan “Indigo” dengan upaya pengekangan hawa nafsu yang luar biasa maka kemampuannya tidak lagi memerlukan upaya konsentrasi jika hendak melihat hal – hal yang gaib, justru dengan mata fisik tanpa ada upaya konsentrasi, hal – hal gaib bisa terlihat dengan sendirinya. Hijab gaib seolah – olah sudah terbuka didalam dirinya dan tidak ada lagi penghalang antara dunia nyata dengan dimensi lain.

Saya pernah membaca cerita dari seseorang (entah benar atau tidak – allahualam) bahwa dia memiliki kemampuan “Indigo” yang cukup aneh, kemampuan ini juga dia sadari ketika beberapa kali dia melihat foto – foto yang disodorkan kepada dia.
Beberapa waktu lalu dia disodorkan foto dan entah mengapa yang dilihat dalam foto itu ada seorang anak kecil yang berjalan – jalan dilatar foto itu. Selain foto, hal yang tidak kalah menarik anehnya adalah ketika dia berjabat tangan dengan seseorang entah mengapa tiba – tiba dia diberikan penglihatan mengenai sosok orang yang baru saja ia jabat tangannya.

Hal yang cukup unik lainnya adalah Ketika dia memejamkan mata dan mencoba tidur, dia suka diganggu dengan bisikan – bisikan aneh yang sifatnya memperingati atau sering juga dia mendengar pembicaraan orang yang berada diruang tamu padahal letak kamarnya ada di tingkat atas dan jauh dengan ruang tamu. Hal yang lebih aneh dari kemampuannya adalah dia sama sekali tidak membutuhkan konsentrasi.

Kesimpulan dari penjabaran diatas adalah, jika memang sudah saatnya, jika memang sudah waktunya, jika memang nafsu sudah lelah dan berhasil anda kekang dan kendalikan maka insyallah atas ijin tuhan anda bisa saja AP tanpa butuh kerja keras allahualam bisawab……

Semoga Bermanfaat
-----



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~




Tips # 7 : Belajar Diam...... 

Pernahkan terbesit didalam pikiran anda bahwa dalam keadaan "Diam" terlalu lama akan ada fenomena aneh terjadi pada anda.

Ya "Diam"....banyak pakar berusaha menyederhanakan "Konsep - Out" sehingga banyak orang awam yang ingin mengetahui fenomena aneh tersebut bisa langsung mencobanya.

Ingat bahwa alam bawah sadar itu tidak bisa membedakan antara dunia nyata dengan dunia pikiran dan hayalan. Alam bawah sadar adalah bagian dalam diri yang selalu mengawasi anda baik dalam keadaan sadar atau tidak sadar, dalam keadaan "melek" ataupun "tertidur".

Yang namanya alam bawah sadar itu selalu "ON" dan mengawasi. bedanya ketika anda dalam keadaan "Melek" maka alam sadarlah yang lebih dominan mempengaruhi roda kehidupan anda, berbeda ketika anda memutuskan untuk tidur....alam sadar tidak lagi berfungsi, alam bawah sadarlah yang bergentayangan.......

Lalu bagaimana kita "menyadari proses - SHIFTING - alam bawah sadar" dan kita bisa mengendalikan peran alam bawah sadar tersebut melalui kesadaran kita?

Jawabannya adalah "DIAM".

pejamkan mata anda, tidak bergerak dalam waktu yang lama. awalnya memang sangat memberatkan. terlebih lagi saya yakin anda akan gagal dihari pertama. jangan menyerah. cobalah cari hari yang esoknya libur sehingga anda tidak perlu khawatir mengantuk.

Cobalah tidur, pejamkan mata dalam waktu yang lama, baringkan diri anda, rileks dan santai. Usahakan jangan kebablasan tidur.

Kuncinya hanya diam dan tidak bergerak, jika perlu hingga pagi dan lihat apa yang akan terjadi?

anda akan menyadari proses pindah kesadaran.....BODY SHIFTING.....antara alam sadar dengan alam tidak sadar...ya itu lah Astral Projection.....:)

semoga bermanfaat.
-----


~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~





Tips # 8 : Don't Fight the Drug....

Ketika sensasi itu datang, jangan coba - coba untuk melawannya....sama halnya ketika anda sedang mabuk, jika anda melawannya maka anda akan muntah, ketika anda sedang menikmati "Magic Mushroom" atau "ayahuasca" coba nikmati aja semua sensasi yang datang....

menunggu datangnya sensasi sama dengan menunggu datangnya uang miliaran rupiah dengan sangat tiba - tiba dan pastinya jika memang benar uang ini datang maka hal ini akan membuat anda kaget bukan kepalang.......

ketika sensasi itu belum datang, jangan memaksakan diri untuk mendatangkannya karena sama saja ini dengan usaha perlawanan....

begitu juga ketika sensasi itu pada akhirnya datang....jangan terperangah dan kaget atau berpikir macam - macam, hal ini juga bisa memicu kegagalan...

disinilah seni Astral.......seni "sensational" inside "Sensasi"....

semoga bermanfaat
-----



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~



Tips #9 tes kejiwaan

Banyak yg tidak sadar bahwa sesungguhnya gampang atau mudahnya astral juga tergantung dari mudah atau tidaknya alam sadar yg ada dalam diri ini memerintahkan alam bawah sadar. Coba perintahkan diri anda sebelum tidur agar jiwa anda bermimpi suatu hal. jika didalam tidur anda bermimpi sesuai dengan apa yang anda perintahkan sebelum tidur maka besar kemungkinan anda golongan orang yang sudah bisa dengan mudah astral...

Semoga bermanfaat
-----



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~




Tips #10 ramuan aneh ala 8caseofdeath....

Coba rebus pegagan kering rutin setiap hari dicampur dengan kismis dan madu...usahakan bangun pukul 12 malam dan cobalah minum segelas rebusan pegagan, dan sesendok kismis...lalu kembali tidur.....apa yang terjadii?
-----



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~






Share #1: Terkotak dalam Dogma

Saya kasih “Tag” share dalam judul karena ini sifatnya bukan Tips tetapi lebih kepada menyampaikan informasi yang memang secara tidak langsung berhubungan dengan tips. Adapun share yang saya berikan atas dasar pertanyaan salah satu anggota API yang mengarahkan tips2 saya dengan pendekatan agama.

Monggo, silahkan, nuhun, bagi para admin apakah share ini masuk dalam ranah tips AP atau tidak karena memang sifat tulisan ini bukan memberikan suatu tips melainkan hanya berbagi pemikiran saja. Jika memang tidak layak sayapun tidak keberatan post saya ini di “Diskualifikasi” sebagai post tidak layak.

Saya Share tulisan ini kepada para API agar para API bisa lebih memaknai bahwa AP itu bukanlah sesuatu yang bisa dijabarkan secara mutlak dan mudah dimengerti. Justru AP adalah sesuatu yang secara definsi tidak mungkin bisa secara penuh dimengerti. Hal ini tertuang atas dasar keterbatasan kita sebagai manusia yang memang dari “sononya” penuh kekurangan.

Jadi segala sesuatu yang bisa kita definisikan sebagai “GAIB” adalah sesuatu yang terdefinisi berdasarkan pola piker “Mind set” kita pada saat itu. Oleh sebab itu justru banyak para SUFI atau PENDERA, BIKSU ataupun pelaku SPIRITUAL (bukan SUPRANATURAL ya ) lebih menganggap bahwa “GAIB” itu “Something Personal” bukan sesuatu yang bisa diceritakan begitu saja bahkan dalam beberapa Agama menyatakan bahwa “GAIB” itu milik tuhan dan tidak pantas jika seoarang manusia menggembar – gemborkan “GAIB” secara terbuka, seandainya pun gaib itu bisa dilihat maka itu hanya sebagaian kecil yang dia lihat bukan sesuatu yang bisa dipastikan. Jadi hati – hati bila kita membicarakan gaib.

Cendrung kita melakukan pengkotakan antara orang timur dengan barat atau antara kejawen dengan non kejawen atau antara islam, budha, hindu, protestan, katolik dan ateis. Timbul pertanyaan kenapa mereka berhasil AP tanpa “Lelaku” atau latihan sedangkan ada beberapa orang butuh”Lelaku” dan latihan?

Banyak Manusia yang mendalami keilmuan ini salah kaprah dengan makna, arti, rahasia yang tersembunyi dari AP bahwa AP itu identik dengan Agama karena disana kita harus menjalankan beberapa “Lelaku” in order to obtain such kind of POWER. Seolah – olah lelaku ini menjadi sesuatu yang dipaksakan atau menjadi sesuatu yang harus dilakukan tanpa memaknai apa maksud dan tujuan lelaku yang dilakukan.

Justru ketika suatu lelaku dilakukan tanpa dasar ikhlas justru saat itulah sebenarnya anda tidak pernah melakukan “Lelaku prihatin”. Lelaku prihatin yang anda lakukan tanpa didasari keikhlasan dan justru didasari atas “PAMRIH” tidak mungkin bisa dijadikan dasar penilaian bahwa anda telah melakukannya dan cendrung yang terjadi anda hanya menahan lapar, penderitaan saja tetapi anda tidak pernah mendapatkan apa yang anda tuju.

Sama halnya jika anda Ibadah tapi anda tidak mengerti dan memaknai ibadah sebagai suatu bentuk “ARTI”. Dimata para manusia ibadah adalah “SIMBOL” bahwa anda beragama dan “KEWAJIBAN”. Justru apabila kewajiban dilakukan secara konsisten maka disitu yang namanya “KEWAJIBAN” akan berevolusi menjadi “KEBUTUHAN”. Tuhan tidak butuh doa anda! Justru anda harusnya membutuhkan TUHAN.

Saya berpendapat bahwa AP itu memang sudah melekat dengan KODRAT Manusia, ingat bahwa Manusia itu adalah mahluk paling Sempurna yang pernah Tuhan Ciptakan (Firman Tuhan). Bahkan Manusia diletakan sebagai golongan tertinggi jika dibandingkan dengan Malaikat, Setan, Binatang, Tumbuhan, alam semesta.

Ingat juga bahwa manusia itu adalah “Khalifah” a.k.a wakil Tuhan dimuka bumi yang sudah dari “Sononya” memiliki sifat Ketuhanan didalam dirinya dan sudah selayaknya manusia itu bertindak sebagaimana manusia di kodratkan untuk itu. Apa Itu? Ya itu “Prihatin”
Agama itu symbol dan didalam symbol ada arti. Semua lelaku yang ane jabarkan sebenarnya sudah ada sebelum ane ada atau bahkan sebelum, MONROE, Ki joko bodo, ataupun mahluk sejenisnya yang menjabarkan tips dan trick AP ini ada.
Justru Agama dimata banyak manusia itu dijadikan symbol yang sampai detik ini simbol2 itu berhasil berubah wujud sebagai “PAJANGAN” saja.

Harusnya “ARTI” dari agama itu sendiri yang harus digali bukan hanya meletakan agama sebagai bentuk “PENCITRAAN”.
Lelaku Prihatin justru sudah ada sejak NABI ADAM diciptakan, hal ini digambarkan dimana NABI ADAM dilarang untuk memakan BUAH terlarang disurga. Tetapi karena rasa ingin tahu dan nafsu (Bisikan) akhirnya ADAM A.S khilaf dan memakan buah terlarang tersebut.

Kenapa orang seperti MONROE bisa melakukan AP padahal dia tidak melakukan TIRAKAT pengekangan? Pertanyaan ini sempat terlontar didalam benak saya juga tetapi apakah tepat jika saya langsung berprasangka bahwa Tanpa TIRAKAT pengekangan, AP bisa dilakukan? Apakah saya sudah kenal MONROE? Hingga pada saya dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya tanpa TIRAKAT maka AP bisa dilaksanakan?

Jika kita berusaha mengkotak – kotakan dogma orang barat dengan orang timur maka hal ini bisa membuat kita frustasi sendiri karena memang pada dasarnya Ranah “Gaib” itu adalah sesuatu hal yang sulit bisa dijabarkan karena banyak factor “X”nya seperti budaya, karakter, dan kepercayaan.

Yang saya tahu berdasarkan banyak literature yang say abaca baik itu yang berhubungan dengan “KLENIK” ataupun “SCIENCE” mereka percaya bahwa “Lelaku Prihatin” merupakan factor “X” yang paling besar mempengaruhi keberhasilan “AP” (allahualam)

Lebih lanjut saya pernah berbicara dengan saudara sekaligus sahabat saya Om Christian Alexander bahwa sejauh ini saya melakukan penelitian “AP” saya bisa mengkategorikan beberapa orang yang bisa AP dengan detail sebagai berikut:

1. Ada Faktor Keturunan (Kerajaan, Leluhur Seorang Sufi dan sangat zuhud beribadah, Keturunan Lainnya yang berhubungan dengan SUPRA);
2. Belajar;
3. Sakit Kronis.
Anda Masuk Kategori Mana?

Semoga Bermanfaat
-----



~-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-~

Lebih baru Lebih lama