Semenjak banyaknya pendatang baru di dunia musik tanah air, ternyata
membuat banyak musisi sebelumnya terlihat jarang tampil di acara-acara
TV. Seperti halnya Glenn Fredly, ia kini jarang sekali terlihat tampil
di TV, Bosankah ia menyanyi di TV? Atau jangan-jangan sudah nggak laku?
Setumpuk pertanyaan itu menggelayut di benak banyak orang.
"Banyak yang nanya saya, 'Kenapa jarang muncul di TV'," kata Glenn dalam wawancara di kawasan Sudirman Park, Jakarta Pusat.
Dibanding mengejar eksistensi di televisi, Glenn lebih memilih media sosial yang dianggapnya lebih memberi ruang untuk berinteraksi dengan penyuka musiknya. "Cuma kan media sekarang bukan hanya TV. Saya selektif untuk muncul di kegiatan TV. Jadi yang ingin menikmati karya saya lebih banyak di jaringan sosial," jelas Glenn.
"Banyak waktu yang lebih panjang di luar broadcast," lanjutnya.
Glenn terpaksa demikian. Menurutnya, jika terlalu sering tampil di televisi bisa saja membuat penyuka musik Indonesia cepat bosan dengan karyanya. "Saya anggap musik Indonesia menghadapi masa transisi yang tidak pernah mudah dalam masa transisi, musisi benar-benar hidup dari dunia off air. Kalau saya tampil di publik dalam konser yang free itu akan membuat mati musisinya, biarlah orang mencari saya saat ada konser saya, dan akan ada rasa apresiasi untuk membeli tiketnya. Bisa saja saya tampil live di sebuah acara is for free, tapi nanti orang akan bosan ketika saya sudah enggak di TV lagi," ulasnya. mg/indonesiaselebriti.com
"Banyak yang nanya saya, 'Kenapa jarang muncul di TV'," kata Glenn dalam wawancara di kawasan Sudirman Park, Jakarta Pusat.
Dibanding mengejar eksistensi di televisi, Glenn lebih memilih media sosial yang dianggapnya lebih memberi ruang untuk berinteraksi dengan penyuka musiknya. "Cuma kan media sekarang bukan hanya TV. Saya selektif untuk muncul di kegiatan TV. Jadi yang ingin menikmati karya saya lebih banyak di jaringan sosial," jelas Glenn.
"Banyak waktu yang lebih panjang di luar broadcast," lanjutnya.
Glenn terpaksa demikian. Menurutnya, jika terlalu sering tampil di televisi bisa saja membuat penyuka musik Indonesia cepat bosan dengan karyanya. "Saya anggap musik Indonesia menghadapi masa transisi yang tidak pernah mudah dalam masa transisi, musisi benar-benar hidup dari dunia off air. Kalau saya tampil di publik dalam konser yang free itu akan membuat mati musisinya, biarlah orang mencari saya saat ada konser saya, dan akan ada rasa apresiasi untuk membeli tiketnya. Bisa saja saya tampil live di sebuah acara is for free, tapi nanti orang akan bosan ketika saya sudah enggak di TV lagi," ulasnya. mg/indonesiaselebriti.com
